Penyamaan persepsi tentang tugas dan fungsi guru dan
pegawai
Ruang Guru
Dalam rapat penyamaan persepsi
tentang tugas dan fungsi guru dan pegawai itu membahas tugas-tugas yang harus
dilaksanakan masing-masing guru dan pegawai kependidikan. Kepala sekolah
berharap jangan sampai tugas-tugas itu bercampur baur satu sama lain agar kinerja
masing-masing personil sekolah dapat dimaksimal.
2
Sabtu,
3 Agustus 2013
Gotong Royong
-
Area SMKN 1
Seteluk
Gotong menjadi agenda wajib bagi
SMKN 1 Seteluk untuk melakukan gotong-royong membersihkan area sekolah
sebelum libur.Hal ini dimaksudkan
agar siswa-siswa tidak perlu lagi repot-repot membersihkan area sekolah pada
saat hari pertama masuk sekolah setelah libur dan siap untuk belajar.
3
Selasa,
13 Agustus 2013
Bincang Ringan
Peresmian taman wisata air danau
lebo
Rumah Ibu Ida
Setelah sekian lama terbengkalai,
akhirnya infrastruktur
Wahana wisata keluarga danau Lebo telah
selesai dibangun dan diresmikan pada tanggal 11 Agustus kemarin. Peresmian
tersebut digelar dengan mengadakan berbagai festival.
4
Rabu, 21
Agustus 2013
Pentas Seni Halal Bi Halal
-
Kantor Desa Tapir
Sebagai pra acara halal bihalal,
masyarakat Seteluk biasanya mengadakan berbagai jenis kompetisi. Seperti bulu
tangkis, takraw, lari karung, karaoke, mengaji, dan adzan. Namun, untuk
pertama kalinya anggota karang taruna yang tergabung dalam panitia halal bi
halal mengadakan kompetisi peragaan busana muslim tingkat anak-anak. Pemenang
dari berbagai kompetisi akan memdapatkan hadiahnya pada malam puncak halal bi
halal pada malam Minggu.
5
Sabtu, 24 Agustus 2013
Partisipasi acara halal bi halal
Malam puncak halal bihalal
Lapangan Desa
Tapir Kecamatan Seteluk
Tradisi acara halal bi halal biasa
dilaksanakan panitia setelah 2 atau 3 minggu setelah idul fitri. Saya menilai
tradisi acara halal bi halal yang diadakan panitia ini belum memberi
kesempatan kepada orang-orang yang hadir di sana untuk saling memaafkan. Hal
yang menjadi inti dalam acara ini menurut pandangan saya adalah pementasan
seni dari masyarakat setempat. Meski belum mencerminkan makna halal bi halal
yang sebenarnya, namun acara ini patut dihargai karena dengan adanya acara
halal bi halal ini, masyarakat Tapir khususnya para remaja Tapir dapat
mengambil kesempatan untuk mengasah bakat seninya.
Setiap daerah memiliki kultur
masing-masing. Termasuk kultur yang sakral seperti pernikahan. Hal inilah yang
membuat setiap daerah di Indonesia unik dengan ciri khas masing-masing. Seperti
halnya kultur pernikahan daerah lain di Indonesia, daerah Sumbawa memiliki cara
tersendiri dalam menggelar upacara sakral itu mulai dari silaturrahmi antara
kedua belah pihak keluarga hingga akhirnya resepsi pernikahan pun terlaksana.
Berikut tahap-tahap yang ada dalam kultur pernikahan Sumbawa beserta
istilah-istilah Sumbawa yang digunakan.
1.BAJAJAK
Bajajak artinya
membongkar. Dalam istilah Sumbawa bajajak
merupakah pertemuan kedua belah pihak keluarga. Seorang pria yang menaruh hati
pada seorang perempuan akan mengutus keluarganya mendatangi keluarga pihak
perempuan untuk mengetahui apakah perempuan tersebut sudah dipinang orang lain
atau belum. Jika tidak maka pihak laki-laki akan menyatakan maksud kedatangan
mereka untuk melamar si perempuan. Pada tahap bajajak biasanya pihak laki-laki mengutus kerabat dekatnya seperti
saudara perempuan atau bibi. Si gadis yang ternyata belum dipinang itu akan di-jajak untuk mengetahui kepribadian,
keterampilan, keseriusan dalam berumah tangga dan sebagainya yang berkaitan
dengan si perempuan. Informasi yang diperoleh utusan keluarga laki-laki akan
memantapkan pria untuk segera meminang si perempuan.
2.TAMA
BAKATOAN
Tama artinya
masuk (masuk ke rumah) dan bakatoan
artinya bertanya atau melamar. Dalam istilah Sumbawa tama bakatoan merupakan tahap melamar dimana pihak laki-laki datang
menemui pihak perempuan. Biasanya sebelum tama
bakatoan, seseorang yang diutus pihak laki-laki akan datang ke pihak
perempuan untuk memberitahukan bahwa pihak laki-laki akan datang untuk tama bakatoan.
3.SAPUTES LENG
Saputes artinya
memutuskan sedangkan leng artinya
kata atau perkataan. Istilah saputes ling
berarti keputusan akhir. Pada tahap saputes
leng ini segala biaya dan barang-barang yang harus dipenuhi pihak laki-laki
untuk keperluan hajatan pernikahan nanti dibicarakan hingga tuntas sampai
dengan penentuan hari-hari baik untuk akad nikah.
4.BADA’
PANGANTAN
Bada’ artinya
memberitahu dan pangantan artinya
mempelai (mempelai perempuan). Secara istilah, bada’ pangantan artinya memberitahu mempelai perempuan bahwa ia
akan segera dinikahkan. Biasanya yang melakukan bada’ pangantan adalah seorang Nyai yaitu istri dari tokoh
masyarakat yang disegani. Contoh kalimat yang biasanya digunakan Nyai seperti
berikut:
Man mo mu
les tama Siti e, apa ku sabale sapara’ kau ke si Ahmad anak Nurdin
Siti, kamu jangan lagi sering keluar masuk (jalan-jalan), karena kamu
akan saya letakkan serumah (nikahkan) dengan Nurdin anak dari Ahmad.
Setelah mendengar perkataan Nyai, biasanya mempelai perempuan akan
menangis karena mengingat dirinya akan segera melepas masa lajangnya. Isak
tangis calon mempelai perempuan akan diiringi dengan irama baguntung dan bagenang. Baguntung yaitu memukul-mukul rantok (alat tradisional Sumbawa untuk
menumbuk padi) yang dilakukan oleh ibu-ibu. Bagenang
artinya menabuh gendang dan gong yang biasa dilakukan bapak-bapak.
5.BASAMULA
Basamula artinya memulai. Basamula
sama maknanya dengan peletakan batu pertama pada saat membangun sebuah
bangunan. Dalam kultur
pernikahan Sumbawa, basamula berarti memmulai hajatan pernikahan yang dimaksud.
Basamula dilakukan dengan nuja rame (menumbuk pada dengan
menggunakan rantok beramai-ramai).
Karena menumbuk padi merupakan pekerjaan perempuan, maka nuja rame ini dilakukan oleh ibu-ibu. Selain nuja rame, membuat minyak dari 3 butir kelapa pun dilakukan sebagai
tanda hajatan besar dan sakral dimulai.
6.NYORONG ATAU NYERAH
Nyorong atau nyerah merupakan kegiatan sorong serah yang dilakukan pihak
laki-laki dengan rombongan yang besar untuk membawa hantaran kepada pihak
perempuan berupa barang-barang yang telah disepakati pada saat saputis leng. Kegiatan nyorong atau nyerah diiringi dengan ratib
rebana ode dan begenang. Pada
saat rombongan pihak laki-laki tiba, pihak perempuan dengan rombongannya pun
menyambut rombongan yang tiba diawali dengan berbalas pantun antara kedua
rombongan dan dilanjutkan dengan pemotongan pita. Pada saat itulah
barang-barang bawaan dari pihak laki-laki diterima pihak perempuan.
7.SATOKAL AI’
Satokal artinya mendudukkan dan ai’ artinya air. Dalam kultur penikahan sumbawa, satokal ai’ artinya menyiapkan air dan
segala keperluan untuk memandikan kedua calon mempelai, alat-alat dan bahan
yang biasa digunakan pada saat satokal
ai’ adalah telkubatu (kendi batu), tebu, payung, pisang
matang, pisang muda, dan padi gutis. Setelah semua siap, kedua calon mempelai
dimandikan di atas tutuk apit yaitu
sebuah bagian dari alat untuk menenun. Bagenang
akan mengiringi kegiatan satokal ai’
dan memandikan kedua mempelai.
8.BAGENANG
Bagenang
adalah memukul gendang yang dikombinasikan dengan gong dan serunai (seruling)
menjadi sebuah irama indah yang dalam bahasa sumbawa disebut Serama, Pakan
Jaran, dll.
9.BARODAK
Barodak artinya luluran. Barodak merupakan bagian dari serangkaian adat
pernikahan sumbawa dengan cara mengenakan lulur yang dalam bahasa sumbawa
disebut seme’ atau odak. Seme’ atau odak dibuat
dari ramuan kulit beberapa jenis pohon yang ditumbuk halus. Barodak biasanya
dilakukan 3 hari sebelum akad nikah dilaksanakan. Namun sebelum acara barodak dimulai, kedua calon mempelai
dimandikan dahulu oleh sesepuh yang disebut Ina
Pangantan (ina artinya ibu, pangantan artinya kedua mempelai). Pada saat barodak dimulai, maka satu persatu
ibu-ibu yang terpilih (7 orang) atau tokoh adat akan mengenakan lulur
kepada kedua calon mempelai pada bagian muka dan lengan diiringi dengan adat bagenang yang terdiri dari gendang,
gong, dan seruling. Selama proses barodak, kedua calon mempelai diajarkan
segala hal yang berhubungan dengan persiapan menjadi suami istri, salah satunya
menjaga makanan dan minuman. Acara barodak
pun dilanjutkan dengan rapancar
(mengenakan pewarna kuku) dan ditutup dengan peniupan lilin sebagai tanda wajah
kedua calon mempelai akan berseri-seri di hari pernikahannya. Setelah seluruh
rangkaian barodak usai, saat itulah badait dimulai yaitu menghilangkan
bulu – bulu halus dari tubuh mempelai sebagai tanda mempelai akan mengakhiri
masa lajangnya.
10.AKAD NIKAH
Seperti namanya, akad nikah merupakah upacara sakral dalam sebuah tradisi
pernikahan. Di saat inilah ijab kabul dilakukan untuk meresmikan hubungan
seorang laki-laki dan perempuan menjadi hubungan yang sah menurut agama dan
hukum.
11.BASAI’
Basai’ artinya menyatu.
Basai’ merupakan istilah dari
resepsi. Basai’ dilakukan setelah
akad nikah selesai pada hari itu juga atau pada esok harinya. Pada acara basai’ ini kedua mempelai menjadi raja
dan ratu semalam. Basai’ dilakukan
jika kedua belah pihak sepakat untuk mengadakannya. tetapi jika keadaan tidak
memungkinkan seperti adanya kendala biaya dari pihak laki-laki, maka basai’ tidak dilaksanakan. (HW_ Hendra
Winata)
Narasumber: Ibu Atun dan Ibu Hawa
sumber: charbell, A. 2012. adat pernikahan masyarakat suku sumbawa. tersedia pada: http://charbeell.blogspot.com/2012/05/adat-pernikahan-masyarakat-suku-sumbawa.html. diakses pada 17 september 2013 pukul 13.00 WITA.
Ini merupakan pertama
kalinya Kabupaten Sumbawa Barat menyelenggarakan sebuah ajang pencarian bakat modeling tingkat provinsi. Masyarakat
KSB yang tergabung dalam Asosiasi Kreatif KSB bekerja sama dengan Pemda Sumbawa
Barat menyelenggarakan event ini untuk menjaring putra putri KSB yang berbakat
di bidang modeling.
Event yang mengusung tema
“Indonesia Model Search (IMS) Go Internasional 2013: Produk Herbal
Martha Tilaar Cosmetic, Wajah yang Kusam dan Suram akan Kelihatan Cantik dan
Ceria, Kulit Putih Bersih dan Berseri Secara Alami” seperti yang telah
direncanakan pihak penyelenggara akan dimulai dengan tahap audisi pada Jum’at
20 September 2013 pukul 14.00 WITA di lantai III gedung Sekda, Taliwang. Tak
tanggung-tanggung, hajatan bergengsi yang didukung oleh PT. Newmonth Nusa
Tenggara dan Start Bridge ini menggandeng Jeri Lawalata yang merupakan aktor
tanah air sebagai juri. Selain itu Jeri Lawalata ditemani oleh model cantik
Camelia Wulandari dan Sabrina Aritonang.
Putra putri NTB yang telah
lolos audisi nantinya akan mengikuti seminar yang disatukan dengan lomba tata
rias pengantin trend 2013 pada Sabtu pagi 21 September 2013. Selanjutnya final
pada Sabtu malam tanggal 21 September 2013 pukul 19.00 WITA di gedung Sekda
LantaiIII Taliwang. Pemenang tingkat
provinsi NTB ini kemudian akan dikirim Jakarta dandikarantia untuk menuju grand final mulai 24
- 27 Oktober nanti. Selama di karantina, para pemenang tingkat provinsi akan
dilatih oleh model dan aktor.
Ketua penyelenggara
mengungkapkan Bupati Sumbawa Barat sangat senang dengan adanya IMS Go Internasional. Diakui Bupati Sumbawa
Barat, IMS Go Internasional berlangsung
pada waktu yang sangat tepat karena bersamaan dengan Audak Sepeda yang diikuti
oleh 11 negara pada 21 September2013. Dengan begitu, KSB akan semakin ramai
dengan adanya audak sepeda dan IMS Go
Internasional. Selain itu, audak sepeda dan IMS go internasional nanti
dipercaya akan semakin meningkatkan daya tarik pariwisata di daerah KSB. (HW_
Hendra Winata)
Menjadi guru tidak hanya
sebatas datang ke sekolah lalu mengajar dan pulang. Tetapi ternyata ada
beberapa tugas dan fungsi lain sebagai guru yang jauh lebih penting. Seperti
yang dikeluarkan oleh Ditjen Dikti P2TK
tahun 2004 tentang tugas
dan fungsi guru. Secara ringkas, Menurut Ditjen Dikti P2TK tahun 2004 guru
bertugas dan memiliki fungsi untuk mendidik,
mengajar, membimbing dan melatih, membantu
pengelolaan dan pengembangan program sekolah, dan mengembangkan keprofesionalan.
Berdasarkan tugas dan fungsi itulah Masyhuri SE. M. M. bertekad untuk terus maju
mengembangkan diri sebagai guru yang dapat menjalani tugas dan fungsinya dengan
baik.
Masyhuri menyadari tindakan
mengembangkan keprofesioalan sebagai guru pun tak kalah penting agar dapat
mendidik mengajar, membimbing dan melatih, membantu
pengelolaan dan pengembangan program sekolah dengan baik. Sebagai wujud
tindakan itu, Masyhuri menerbitkan sebuah buku Kewirausahaan Kelas XI yang
dikhususkan kepada siswa-siswa SMK. Masyhuri menerangkan penyusunan buku KWU
kelas XI smk itu dilakukan dalam rangka mengikuti sayembarapenulisan buku pengayaan yang diadakan
Pusat Pengembangan dan Perbukuan Kemendikbud. Tersusunnya buku itu secara
langsung dapat meningkatkan profesionalitas pada diri seorang guru.
“Seorang guru dapat
berkarya salah satunya dengan cara menyusun sebuah buku untuk dapat digunakan
peserta didik sebagai sumber belajar. Adanya sebuah buku hasil karya seorang
guru dapat secara langsung membuktikan tingkat keprofesionalan guru. Tak hanya
itu dengan sebuah buku pun pangkat seorang guru dapat dinaikkan” jelas Masyhuri.
Pak Uyik, begitu Masyhuri biasa
dipanggil berharap suatu saat nanti buku yang dihasilkannya dapat digunakan
oleh seluruh peserta didik SMK di Kabupaten Sumbawa Barat. Tidak menutup
kemungkinan jika buku Kewirausahaan Kelas XI SMK itu lolos di sayembara penulisan buku pengayaan, maka akan
dijadikan sebuah buku Kewirausahaan yang direkomendasikan secara nasional. “Menjadi
guru janganlah hanya sekedar mengajar saja, selain mengajar lakukanlah sesuatu dengan
cara berkarya untuk meningkatkan kualitas profesi sebagai guru. Jika tidak
mampu berkarya sendiri, mulailah dengan cara bekerja sama. Ingat, satu karya
jauh lebih baik daripada sejuta rencana dan wacana” Tambah uyik.
Semoga saja buku karya Masyhuri,
SE. M. M. yang telah rampung itu dapat segera digunakan oleh siswa-siswa SMK
se-KSB dan siswa-siswa se-Indonesia pada umumnya. Amin. (HW_Hendra Winata)