Search This Blog

Monday, February 18, 2013

“PELAYANAN EKSKLUSIF” PETUGAS PARKIR PASAR TALIWANG


Tidak ada yang berbeda dari pemandangan tempat parkir bagian depan pasar baru Taliwang dengan tempat-tempat parkir lainnya. Seperti tempat-tempat lainnya, terlihat sepeda motor yang berjejer rapi dan para petugas parkir sibuk dengan aktifitasnya masing-masing. Namun, jika kita mencoba memarkir kenderaan roda dua di pasar baru Taliwang maka akan terasa di mana letak perbedaannya. Ya, pelayanan dari petugas parkirnya-lah yang membuat tempat parkir ini berbeda.
Pengalaman saya memarkir sepeda motor di tempat lain sangat kontras dengan pelayanan yang didapatkan di tempat parkir pasar Taliwang ini. Jika di tempat lain para pengunjung mengatur sendiri posisi sepeda motornya sementara petugas parkirnya hanya berdiri memberi arahan dengan menggunakan peluit. Helm pun harus benar-benar diamankan agar tidak hilang. Tapi di tempat parkir pasar baru Taliwang ini pengunjung sungguh “dimanjakan” oleh pelayanan petugas parkir. Di saat tiba di tempat parkir pengunjung diberhentikan sekitar 2 meter dari tempat parkir. Sambil mendekati pengunjung kenal atau pun tidak petugas parkir selalu memberikan senyuman dan biasanya sedikit canda tawa. Pengunjung boleh meninggalkan sepeda motornya karena petugas parkir ini siap mengaturnya dengan rapi dan helm pun boleh ditinggalkan tanpa khawatir akan kehilangan.
Sebut saja pak Ali Baharun, salah satu petugas parkir di sana. Pak Ali yang sudah setahun lebih bekerja sebagai petugas parkir menjalani tugasnya dengan tulus. “tidak ada salahnya kita tersenyum dan bercanda dengan orang lain walaupun tidak kenal. Selama itu membuat kita dan orang lain senang, kenapa tidak?” begitu beliau menuturkan.
Etos kerja pak Ali Baharun patut ditiru oleh petugas parkir yang lain. Pengunjung tidak terlalu mengharapkan sepeda motornya diatur oleh petugas parkir namun keamanan dan keramahtamahan tentu akan memberikan rasa yang nyaman bagi setiap pengunjung. Tanpa harus menjadi petugas parkir, semoga kita pun dapat meniru etos kerja pak Ali Baharun yang menjalani tugasnya dengan tulus.  (HW_Hendra Winata)

No comments:

Post a Comment